Home / 10 Top Destinasi / 5 September, Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung Dilaunching di Balairung Soesilo Sudarman

5 September, Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung Dilaunching di Balairung Soesilo Sudarman

WAKTU.CO – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung siap menggelar event bertaraf internasional. Namanya, Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung. Event yang didukung Kementrian Pariwisata (Kemenpar) ini akan dilaunching di Balairung Soesilo Sudarman, Selasa 5 September 2017.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Festival kali ini mengusung tema “Sport and Adventure Tourism”. Even ini dimaksudkan untuk memperkenalkan Tanjung Lesung sebagai Wisata Bahari yang dekat dengan Ibukota Jakarta. Berbagai kegiatan keren dipastikan siap menyapa wisatawan. Dari mulai Rhino X Triathlon, International Paramotor Championship, MTB XC Race, Motor Bike Adventure dan Internasional Bebegig, akan hadir menyambut setiap tamu yang datang.

“Sport tourism menjadi salah satu daya tarik wisatawan mancanegara. Dengan mengangkat tema “Sport & Adventure”, Tanjung Lesung Festival akan menjadi salah satu pilihan pengunjung dalam menjelajah surga wisata di pesisir barat Banten,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti di Jakarta, Senin (4/9).

Esthy menjabarkan, Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung bertujuan untuk menggali atraksi unik dan khas di daerah setempat. Event ini juga secara langsung akan mempromosikan destinasi wisata bahari di Provinsi Banten, khususnya di wilayah Banten Selatan. Hal lainnya, meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan domestik ke destinasi-destinasi wisata di wilayah Banten Selatan.

“Tanjung Lesung 2017 Festival juga akan didukung dengan berbagai kegiatan menarik yang meliputi Lomba Fotografi, Seminar Sumber Daya Manusia Pariwisata hingga Kuliner dan Kerajinan Bazaar.

Selain itu, ada juga rangkaian forum bisnis yang bertujuan menarik investor untuk lebih mengembangkan pariwisata di destinasi prioritas tersebut.

Dampak rkonominya? Diyakini bakal besar. Dari mulai hotel, resort, homestay, restoran, hingga toko-toko souvenir, diyakini bakal kecipratan rezeki.

“Terdapat beberapa point sasaran pada event kali ini Yang pertama event ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, budaya dan keramahan. Poin kedua dari segi infrastruktur dan amenitas ikut terdorong maju. Setelah itu agent tour dan travel akan makin mengenal dan berani menjual paket Tanjung Lesung. Dan yang palng penting dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat lokal,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga ikut buka suara. Menurutnya, Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung yang mengusung tema “Sport and Adventure Tourism” sudah sangat tepat. Event sport tourism seperti itu, dinilai sangat efektif untuk mempromosikan destinasi wisata sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan. “Ini akan dampak langsung dan tidak langsung pada perekonomian masyarakat setempat,” kata Menpar Arief Yahya.

Dan kebetulan, kolaborasi sport event dan tourism selalu menghasilkan dampak positif yang besar.

“Ketika sport bertemu tourism, maka akan membangun portofolio baru dengan sebutan sport tourism! Bagian dari atraksi wisata buatan manusia (man made). Sport event itu media valuenya besar, bahkan 2/3 kali dari direct impact nya. Pariwisata akan semakin kuat jika disandingkan dengan sesuatu,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Check Also

Usung Indonesia Incorporated, Kemenpar Hadirkan Ras Muhammad di Skouw Edisi II

WAKTU.CO, SKOUW – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar Festival Crossborder Skouw 2018. Dengan semangat Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by waktu.co