Home / Trade / Rombongan Raja Salman Diminta Mampir ke Java Jazz Festival

Rombongan Raja Salman Diminta Mampir ke Java Jazz Festival

JAKARTA – Pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta berharap, rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, bisa mampir ke perhelatan musik Java Jazz Festival, pada 3-5 Maret 2017, di JIExpo Kemayoran Jakarta.
“Saya harap mereka suka untuk datang ke acara Java Jazz Festival ini,” kata Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Linda Enriany, kepada wartawan.
Dia menambahkan, kunjungan kenegaraan Raja Salman di Jakarta akan berakhir, pada 3 Maret 2017. Pada 4 Maret 2017, mereka akan bertolak ke Bali untuk liburan hingga 9 Maret 2017. Sebelum bertolak ke Bali, Linda berharap mereka suka untuk datang ke pesta musik jazz terbesar ini.
“Saya juga akan coba infokan ini ke Kemenpar. Karena memang ini merupakan kalender tahunan dan event besar yang harus mereka ketahui,” sambung wanita yang baru dua bulan menjabat ini.
Dalam perhelatan Java Jazz Festival 2017 ini, sederet musisi jazz dunia akan tampil dan yang sangat ditunggu adalah Sergio Mendes, Chick Corea dengan The Chick Corea Elektrik Band, dan Arturo Sanvadol.
“Para musisi terbaik Indonesia juga akan bersaing dan unjuk gigi dalam festival musik jazz terbesar ini. Antara lain Dira Sugandi, Lea Simanjuntak, Glenn Fledly, Yura Yunita, Tulus, Armand Maulana, dan Saykoji,” ungkap Linda.
Dalam perhelatan Java Jazz Festival 2017 ini, pihaknya menargetnya 5.000 kunjungan wisatawan mancanegara dan Nusantara selama tiga hari pertunjukan yang menampilkan sebanyak 170 show di 14 panggung yang ada dalam festival.
“Untuk kunjungan Java Jazz Festival, kami berharap lebih dari 50 ribu orang. Dengan perhitungan satu stage penuh bisa  menampung 1.500 orang jika berdiri. Mudah-mudahan tercapai,” terang Linda.
Lebih jauh, pihaknya juga menyiapkan beberapa tempat penginapan dan moda transfortasi bagi para wisatawan yang ingin menonton festival. Hal ini untuk memudahkan mereka menonton.
“Tingkat hunian hotel terutama di sekitar Kemayoran meningkat, seperti Hotel Boutiqe, Holidayin Kemayoran, Hotel Ibis dan hotel lainnya yang ada di pusat kota. Baik yang hotel bintang, maupun non bintang, dan apartemen,” pungkas Linda.

Check Also

Kemenpar Terus Digitalisasi di Semua Lini

WAKTU.CO – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus melakukan digitalisasi di semua lini. Termasuk di industri yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Powered by waktu.co